LA TAHZAN

Novel La Tahzan, ini, setidaknya, saya tulis untuk konsumsi pribadi saya sendiri dan mereka yang bernasib sama dengan saya. Sayalah orang yang pertama kali mengambil manfaat dari buku ini. Setiap kali membaca ulang buku ini, selalu terasa seakan baru membacanya. 

Tidakkah kau tahu setiap kali kutemui Zainab ,Selalu kucium semerbak wanginya .Setiap kali merasa tertekan, marah atau sedih, selalu saya katakan pada diri ini, “Bukankah Anda penulis buku La Tahzan?” Dan, sesaat setelah itu, api kemarahan pun meredup, dan hati saya kembali menjadi tenang. 


Demikianlah; dalam buku ini saya mencoba berbicara kepada dan untuk semua orang; bukan untuk segolongan orang, generasi, dan penduduk negeri tertentu. Buku ini adalah untuk semua orang, yakni siapa saja yang ingin hidup bahagia! 

Kutanamkan di dalamnya mutiara, hingga tiba saatnya ia dapat menyinari tanpa mentari dan berjalan di malam hari tanpa rembulan. Karena kedua matanya ibarat sihir dan keningnya laksana pedang buatan India .Milik Allah-lah setiap bulu mata, leher dan kulit yang indah mempesona .

‘Aidh al-Qarni

Iklan