BUGINESSE – MAKASSAR


Periode tahun 80-an sampai akhir Millenium pernah ada sebuah lagu daerah yang berasal dari Bugis-Makassar begitu populer. “Tanah Ogi Wanuakku” atau jika di Indonesiakan artinya Tanah Bugis Kampung Halamanku. Yang ditulis oleh seorang penyanyi lokal “Anchi Laricci”.

Dia bukan cuma sekedar lagu, tapi ungkapan betapa bahagianya kami berada dalam Tanah Bugis-Makassar.

Tanah ogi wanuakku,, adalah tanah yang begitu indah, subur dan dipenuhi segala berkah dan Rahmat ALLAH.
Terlepas dari anggapan sebagian orang diluar sana(diluar tanah bugis), mereka punya anggapan yang berbeda sesuai perspektif masing-masing. Ada yang bilang Makassar adalah kota keras, atau apalah yang negatife. Nah,,, itu hanya sebagian yang mereka tahu..

Intinya,jika mereka berkunjung ke Tanah Buginesse ini, yakin aja mereka akan kerasan. Selain orang Bugis-Makassar Sombere(ramah), adat sipakatau(saling menghargai) yang selalu dijunjung tinggi. 

Tanah Bugis-Makassar adalah salah satu daerah pengekspor beras di Indonesia.. Coba lihat Kab.Sidrap, Kab.Sinjai, Kab.Takalar.. baru 3 kabupaten ini saja sudah berurut no.1,2dan 3 bagaimana dengan yang lainnya?

   Masih belum puas?  

Bugis-Makassar adalah daerah yang kaya akan obyek wisata dan Upacara keagamaan yang selalu menjadi pemikat pengunjung domestik atau bahkan turia mancanegara. Antara lain  ; pantai losari di Makassar, tanjung bira di Bulukumba, Bantimurung di Maros, adalagi perayaan Maulid di Bajeng-Takalar. Gojengnya Sinjai,pantai tete Bone dan masih banyak lagi.

Jika anda belum percaya juga silahkan berkunjung langsung di Tanah Buginesse dan Tanah Para Karaeng..

Iklan