Air Dan Tanah , Berwudhu Dan Bertayammun

Hayatilah Air Yang Merupakan Rahasia Kehidupan .
Dalam kitab Asrar Al Ibadat wa Haqiqah ash Shalah, halaman 16 seorang ahli makrifat berkata,

” Bersuci,bisa menggunakan air yang merupakan rahasia kehidupan, yang merupakan pangkal ilmu untuk menyaksikan Kebesaran Rabb.”

ALLAH berfirman :

” Dan Dialah Tuhan yang menghantarkan angin sebagai berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya dan Kami menurunkan dari langit: Air yang bersih suci,

” Untuk Kami hidupkan dengan air itu bumi yang mati, serta memberi minum air itu kepada sebahagian dari makhluk-makhluk Kami, khasnya binatang ternak yang banyak dan manusia yang ramai.”

Dan ALLAH Azza wa Jalla berfirman :

“… dan ALLAH menurunkan kepada kalian hujan dari langit untuk menyucikan kalian dengan hujan itu dan menghilangkan dari kalian gangguan-gangguan setan.”
(QS. Al Anfaal : 11)

Bisa juga menggunakan tanah yang merupakan asal kejadian manusia. ALLAH Azza wa Jalla berfirman :

“Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kalian.”
(QS.Thaha : 55)

“Lalu, jika kalian tidak memperoleh air, maka bertayammunlah dengan tanah yang bersih.”
(QS. An Nisa : 43)

” Agar engkau merenung tentang dirimu dan engkau tahu siapa yang menciptakanmu, dari apa Dia menciptakanmu, dan mengapa Dia menciptakanmu. Dengan demikian, tanah yang asalmu diciptakan bisa engkau bertayammun agar hilanglah sifat kesombonganmu karena tanah merupakan asal bagi kehinaan dan kerendahan.”
( Makrifat hal. 126-127) .

Sahabatku dan saudaraku fillah yang semoga selalu di Rahmati ALLAH… Sambutlah air laksana menyambut Rahmat ALLAH Azza wa Jalla. Jika engkau hendak bersuci dan berwudhu, sambutlah air seperti engkau menyambut rahmat ALLAH. Sungguh ALLAH telah menjadikan air sebagai kunci bagi kedekatan diri dan munajat kepada-Nya serta penunjuk ke dalam pengkhidmatan kepada-Nya.

ALLAH Azza wa Jalla berfirman :
“Dan kami jadikan dari air setiap sesuatu yang hidup”
(QS.Al Anbiyaa’ : 30).

Sumber :
Arung Wahyu

Akhirul qalam

Tentang Sayyid Istighfar

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Serambi - Serambi Islami dan tag , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Air Dan Tanah , Berwudhu Dan Bertayammun

  1. Desfortin berkata:

    Ap arti bertayammun, mas Arung Wahyu?

    Disukai oleh 1 orang

    • Arung Wahyu berkata:

      Tayammun itu mensucikan diri tanpa menggunakan air. Tapi dengan syarat:
      1. Jika ditempat tersebut tidak didapatkan air bersih dan suci yang cukup buat berwudhu.
      2. Jika sedang berada dalam kendaraan(pas waktu sholat) kita bertayammun cukup menggosokkan kedua belah tangan di dinding mobil bagian dalam atau jok bagian.
      3.jika sedang sakit dan dikwatirkan sakitnya malah bertambah kalo kena air, maka bertayammun dengan tanah atau dinding rumah/kamar.
      4. Musafir yang berjalan digurun, meskipun dia memiliki air minum tp jika ingin mendirikan sholat, cukup dengan tayammun pada pasir.
      Semua hal tersebut dilakukan sesuai dengan standar syariah. Dalam Al Qur’an banyak dijelaskan seputar tayammun dan pelengkap penjelasannya melalui Sabda Nabi yang kami sebut sebagai hadist/Sunnah Nabi.
      Dalam syariah Islam, ilmu yang mempelajari soal bersuci disebut ilmu fiqih.
      Jika penjelasan saya kurang pas, mungkin bisa anda baca dipelajaran fiqih bab tahaharah.
      Diblog ini, saya belum sempat menulis tentang fiqih dan bagian-bagiannya.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s