Menuju Totalitas Istiqamah

بسم الله ارحمن ارحيم

Kadang dengan kekerasan ,seseorang memeksa kita untuk mengubah pendirian kita. kalau tidak di ubah, nyawa jadi taruhannya. Namun kalau sudah beristiqamah dan istiqamahnya dah mantap, mati pun dihadapi,karena pepatah telah mengatakan;

maut adalah bukti penyerahan cinta yang sejati..

Istiqamah memang membentuk jiwa seseorang dan pribadinya sehingga dapat memenuhi arti diri sebagai insan sejati, khalifah ALLAH dimuka bumi. Itulah sebabnya didalam mengerjakan shalat,baik wajib maupun sunnat,hendaklah kita membaca Al Fatihah.
Supaya terbaca inti do’a kepada Rabb untuk kebahagiaan hidup,:

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

” tunjukilah kami jalan yang lurus.”
Mustaqiim (لْمُسْتَقِيْمَ)   adalah rangkaian kata dari istiqamah. kalau shirathal mustaqiim telah diberikan, tercapai sudah istiqamah.

Oleh karena itu , senantiasalah kita berusaha agar istiqamah dapat kita capai, tetapi kita pun tetap berdo’a, berharap semoga ALLAH membawa kita kepada istiqamah itu.

Semoga ALLAH redha.

Tentang Sayyid Istighfar

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di Istiqamah dan tag , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Menuju Totalitas Istiqamah

  1. Desfortin berkata:

    Istiqomah itu klau istilah umumnya ap ya?

    Disukai oleh 1 orang

    • Arung Wahyu berkata:

      Teguh pendirian. Hati sudah tak tergoyahkan lagi. Dah mantap! Iman sudah kuat. Makanya dlm syariah Islam, kami selalu di anjurkan untuk berlatih dan berusaha sampai dipuncak keimanan, yakni Istiqamah itu. Kalo iman dah mantap badai (cobaan) apapun yg menerpa tak bisa mempengaruhi lagi.
      Tapi semua butuh perjuangan, tergantung hidayah juga ya. Ada yg cepat sampai kesana, ada yg lambat, ada yg tidak sampai-sampai,, 😊 bahkan sebagian besar malah tak tahu apa itu istiqamah, karena kurangnya tarbiyah atau pendidikan agama sejak dini. Terus terang kawan, saya pribadi keimanan saya sendiri masih labil, kadang meningkat tajam, kadang menurun. Tapi jika sdh ada dasar keimanan dlm hati, meskipun iman menurun tapi tidaklah terjerembab menjadi hina. Harus ada yg mengikatnya. banyak seperti itu, dulunya taat, rajin beribadah, mengerjakan nahi mungkar dan semua amalah2 shaleh dalam islam, tapi pas kena cobaan dikit, malah melapuk, mental kerupuk. kena cobaan dikit, lepas hijab lah, sudah tak lagi shalatlah, dll. Malah lebih parah lagi, semua aturan agama, bahkan Tuhan pun disalahkannya.Karna disaat imannya kokoh dia tak pernah berusaha mempertahankannya.
      Sebenarnya pembahasan maslah istiqamah ini cukup panjang dan punya cabang-cabang lain. Tapi semoga ulasan singkat saya, anda bisa faham…

      Terima kasih banyak atas perhatiannya mas,,

      Suka

  2. eliza rudolf berkata:

    Nice post 😄

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s