MUSIK,, I’M SORRY GOOD BYE

image

Bertaubatnya seseorang dari musik adalah sebuah kenikmatan besar. Betapa tidak, meninggalkan musik adalah suatu perkara sulit,kecuali orang yang telah di rahmati ALLAH, sebab musik adalah khamar jiwa yang dapat menjadi candu, mantra perzinahan yang bisa menyihir dan adzan syetan yang dikumandangkan oleh  muadzinnya syetan untuk memalingkan kita dari Al Qur’an.

Syaikhul Ibnu Taimiyyah Rahimahullah, berkata  :
“..dan alat-alat musik adalah khamar jiwa, pengaruhnya lebih dasyat dari khamar dalam gelas.” (Al Fatawa, 10/417)

Oleh karena itu kita sering melihat para penikmat musik berjoget-joget, bergoyang-goyang dan berteriak-teriak, hingga histeris seperti orang gila dalam keadaan mereka menikmati perbuatan dosa tersebut. Maka penyanyi dan pemain musik tersebut adalah muadzinnya syetan yang mengajak kepadanya.
Sebagaimana mantra para penyihir dapat berpengaruh buruk dengan izin ALLAH,demikian pula nyanyian dapat mengantarkan kepada zina penglihatan,pendengaran, hati dan mungkin lebih daripada itu.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah berkata:   ” termasuk perbuatan keji dan mungkar adalah mendengarkan(alat-alat musik), seruling-seruling syetan yang mengajak untuk taat kepadanya, karena sesungguhnya nyanyian adalah mantra perzinahan.” (Al Fatawa 15/349)

Sampai-sampai para pecinta musik itu dapat bergetar jiwanya, tergetar hatinya bangkit semangatnya ketika mendengarkan musik, namun ketika mendengarkan Al Qur’an tidak ada atau cuma sedikit sekali pengaruhnya dalam diri mereka.

Yusuf Chambers, menceritakan pengalamannya saat masih bergelut didunia musik.

image

Aku dulu terobsesi dengan musik. Aku biasa mendengarkan musik tiap jam dalam sehari.  Tchaikovsky, Beethoven, Mozart, Shostakovich, dll.  Dan beberapa nama yang sebelumnya kalian belum pernah mendengarkan.

Kemudian suatu hari, aku shalat mendapatkan diri kepada ALLAH. Musik Beethoven merampas Shalat-ku. Sewaktu shalat aku merasa tidak melafadzkan dengan benar karena musik yang selaku aku dengafkan muncul difikiranku.

Itu terjadi berulang-ulang. Akupun menghentikan shalatku dan berwudhu lagi namun musik tetap muncul dalam dari fikiranku. Jadi apa yang aku lakukan?
Aku ambil semua musikku dan aku buang ketempat sampah. Musik pun hilang dari hatiku. Dan aku meminta agar ALLAH selalu menguatkan diriku.

Aku katakan kepadamu dari pengalaman pribadiku, jika kamu masih mendengarkan musik,kamu harus meninggalkannya.
Itu adalah adzan syetan. Itu panggilan dari syetan.
Itu adalah salah satu cara syetan menghalangimu beribadah kepada ALLAH dan menegakkan ajaran Islam dalam hidupmu.

image

Wallahu’alam

Tentang Sayyid Istighfar

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di Inspiratif, TAFAKKUR, Tausyiah Islami dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s