Tak Sekedar Bekerja

image

Hasil karya tangan saya. Sebenarnya bukan pertama kalinya ya, cuma sy tidak terlalu menekuni dunia bangunan.

Memang gak terlihat terlalu rapi, tapi kalau berbicara soal kecepatan kerja, bolehlah pilih tanding. 😁
Kalau dalam dunia memborong, kerapian tidak terlalu diutamakan ya, tapi kecepatan! Soal kerapian susunan batu demi batu tidak dipermasalahkan lagi. Mencle setengah senti ada plesteran yang lurusin. Kalo plesterannya masih bengkok, ada aciannya. Nah kalo aciannya tetap bengkok, tetap gak masalah. Ada cat nya kan.! Tapi kalo sudah dicat tetap gak lurus-lurus, gimana solusinya?
Kalo dalam rumah sih, ada bufet ,tirai sama lemari. Haha..😁

Kalo tembok luar dan pagarnya gak lurus, bilang aja  “jangan terlalu lama ngeliatinnya pak “..  😁

image

Nah,, gini tampilannya kalo sudah kena plester campuran. Sudah gak kentara lagi.

Tinggal gimana finishingnya!
Didunia seni bangunan ini saya sebenarnya tidak terlalu menggeluti. Dalam setahun itu, untung kalo bisa kerja 1 rumah saja. So, saya orangnya gak tahan kena panas matahari.
Emang sih, sering gonta – ganti pacaran,  eh salah astagfirullah..  ampunkan baim ya ALLAH ….
Sering gonta-ganti pekerjaan, tapi lebih banyak kerja kantoran. Misal sebagai analis di finance atau staf di perusahaan swasta lainnya.
Tapi,, uang yang dihasilkan dari tetesan keringat itu murni lho nikmatnya. Lebih halal lebih berkah dari pekerjaan sebagai analis yang tak jarang  melakukan penyimpangan.
wallahu a’lam

Tapi apapun, bagaimanapun dan dimana pun pekerjaan itu selain dari yang benar-benar menyimpang,saya rasa asal kita jujur dalam segala hal itu sudah bernilai jihad dimata ALLAH.

Panduan Dalam Al Qur’an Tentang Bekerja

QS.Al Jumu’ah: 9-11

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat ALLAH dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
(QS.Al Jumu’ah: 9)

“Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia ALLAH dan ingatlah ALLAH sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.”
(QS. Al Jumu’ah: 10).

“Dan apabila melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah:` Apa yang di sisi ALLAH adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan `, dan ALLAH Sebaik-baik Pemberi rezki.”
(QS. Al Jumu’ah:  11).

QS.Al Qashas: 77

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan ALLAH kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana ALLAH telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”
(QS. Al Qashash: 77).

Hadis tentang bekerja

Dari Anas ra berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak baik orang yang meninggalkan dunia untuk kepentingan akhirat saja, atau meninggalkan akhirat untuk kepentingan dunia saja, tetapi harus memperoleh kedua-duanya. Karena kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju akhirat. Oleh karena itu jangan sekali-kali menjadi beban orang lain.”
(HR. Ibnu `Asakir).

Sebagai catatan kecil:
Jihad dalam islam bukan sekedar angkat senjata, pedang, tombak dan panah seperti pada masa awal ditegakkannya Syariat Islam yang memang tak bisa terhindarkan, tapi jihad dimasa kini adalah selain tetap berusaha mempertahankan Tauhid dan aqidah semurni-murninya ,kita juga diharuskan  bagaimana caranya mencari pekerjaan yang berberkah dimata ALLAH dengan menafkahi keluarga dan mengeluarkan sebagian zakatnya, nah itulah salah satu jihad. Dan andai kata dalam bekerja kita mendapat suatu musibah, atau wafat demi menafkahi keluarga itulah Syahid namanya. Sebagai contoh ayahanda tercinta, 17 tahun yang lalu mencari nafkah ke Malaysia demi kami keluarganya, berjihad,  tapi qadarullah barulah 6 bulan disana. Beliau telah dipanggil “syahid” dalam mengembang tugas dan amanah ALLAH Rabbul Izzati..

Wallahu’alam

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di Serambi - Serambi Islami dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s