My Trip Lillaahy Ta’alaa

image

My trip Lillaahy Ta'alaa, Hidup dan Matiku hanya kerana ALLAH

Apa anda fikir bahwa perjalanan kehidupan yang kita lalui tiap harinya itu selalu mulus dan adem ayem??
Okelah, bagi anda yang terlahir dari orang tua yang mapan bolehlah tak faham suka duka kehidupan. Kalo memang ada pastilah amat sedikit dan tidak terlalu membuatmu merasa frustasi apalagi putus asa karenanya.
  Tapi bagi kami yang terlahir dari keluarga yang nilainya “bahkan” dibawah nol harus susah payah bangkit dari semua duka kehidupan.
Belum lagi bangkit pun, kami harus menjalani frase-frase kehidupan yang lebih kejam lagi.

   Perjalanan kehidupan itu ibarat kita menuju Barat(Manipi) dari Kota Makassar melewati Kota Malino dengan jalan berkeloknya. Belumlah kita move on dari tikungan kanan,kita harus merebahkan motor dan badan lagi ke tikungan kiri. Belum memstabilkan kondisi badan yang condong kekiri kita harus kembali menikung kekanan,dan begitu seterusnya sampai membawa kita ke tujuan,Manipi!

  Tapi apapun kondisinya kami tidak pernah menampakkannya kepada dunia bahwa kami “telah menyerah” dengan semua ini, sebab kami yakin akan ada suatu hari nan indah yang telah menunggu kami didepan sana.

Sebab nama lain dari masa depan itu adalah berdo’a dan berusaha.!

Sahabatku semua irama dalam kehidupan ini adalah satu cobaan yang telah diatur oleh Sang Maha Kuasa..
Kaya,miskin, duka ,gembira,sakit dan sehat semua adalah cobaan. Dikembalikan semua kepada kita,apakah mengambil hikmah dari semua itu. Jika bahagia bersyukur dan bersedih harus ikhlas dan bersabar. Sederhana kan?

Sedangkan nafas yang kita tarik dan hembuskan itu saja adalah salah satu cobaan untuk mereka yang berfikir.(arung wahyu)

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di Aksara Tak Bermakna, Inspiratif, Samudra Hati, TAFAKKUR dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke My Trip Lillaahy Ta’alaa

  1. nagageni berkata:

    tetaplah berjuang kawan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s