Berdo’a, Berusaha Dan Bercermin

Berharap Curahan – Curahan Rahmat Dari Langit

Sebagai mahluk yang di ciptakan dengan penuh kekurangan, sudah menjadi satu keharusan jika kita membutuhkan sesuatu maka kita harus ada action!
Untuk menata keadaan dan ingin mengubah kehidupan kita agar menjadi lebih baik lagi,maka dengan jalan perbanyak usaha, perbanyak do’a dan bercermin akan kekurangan dan kegagalan masa silam adalah solusi tepat.!

“Sesungguhnya ALLAH tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yang mengubah keadaan yang ada pada mereka sendiri”.
(QS.Ar Raad:11)

Nama Lain Dari Masa Depan Adalah Berdoa,Berusaha Dan Bercermin “

Doa Adalah Ibadah.
Hal ini berdasarkan atas Al-Qur’an yang artinya adalah :

“Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”
(QS. Ghafir : 60).

Berdoa kepada ALLAH adalah memperlihatkan sikap berserah diri dan membutuhkan ALLAH, karena tidak dianjurkan ibadah melainkan untuk berserah diri dan tunduk kepada Pencipta serta merasa butuh kepada ALLAH.
Doa adalah ibadah yang paling mulia di Sisi ALLAH. Hal ini berdasarkan dalil hadist dari Rasulullah SAW yang berbunyi :

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi ALLAH daripada doa”.
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah ).

Doa Menunjukkan Tawakal Kepada ALLAH. Hal itu dikarenakan orang yang berdo’a dalam kondisi memohon pertolongan kepada-Nya, menyerahkan urusan hanya kepada-Nya bukan kepada yang lain-Nya. Sebagaimana juga berdoa adalah bagian dari bentuk ketaatan kepada ALLAH dan bentuk pemenuhan akan perintah-Nya. Jadi doa, berusaha berikhtiar dan pada akhirnya tawakal kepada ALLAH adalah merupakan bagian satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya.

“Salah satu tujuan ALLAH menciptakan kita didunia adalah selalu menginsyafi kelemahan diri dan dengan berdo’a merupakan salah satu bentuk bahwa kita selalu butuh pertolongan serta Kasih sayang-Nya.”(Arung Wahyu)

Dengan Do’a akan menjadikan hati tenang.Ini adalah merupakan salah satu manfaat berdoa kepada ALLAH. Firman ALLAH yang mengisyaratkan dan memberikan bahwasannya dengan berdoa dan berdzikir akan bisa memberikan ketenangan adalah ayat Al-Qur’an yang berbunyi :

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat ALLAH. Ingatlah, hanya dengan mengingati ALLAH-lah hati menjadi tenteram.”
(QS.Ar Ra’du : 28).

Dan dengan doa serta dzikir akan bisa memberikan dan juga mendapatkan keutamaan serta faedah yang sangat banyak di dunia dan akhirat bagi yang senantiasa mengamalkannya. Inilah yang menjadi bagian dari fadhilah berdoa dan berdzikir.

Berusaha/Berikhtiar
Banyak ayat Al-Qur’an maupun Al Hadits yang menyuruh kita untuk selalu berusaha dan berikhtiar, baik yang bersifat perintah secara tegas maupun yang bersifat motivasi.

Raihlah cita-citamu setinggi langit dengan usaha serta seluruh kemampuanmu, dan jika engkau tetap gagal dan terjatuh, maka terjatuhmu akan berada pada pelukan bintang-bintang.”

Adapun dalil-dalil yang mewajibkan manusia untuk berusaha atau berikhtiar antara lain sebagai berikut :

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya :

“Apabila sholat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi, carilah karunia ALLAH, dan ingatlah ALLAH banyak-banyak agar kamu beruntung”.
(QS.Al Jumu’ah:  10)

Sabda Rasulullah sebagai berikut :

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجِزْ، فَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا؛ وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اللهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ.

artinya :

“Bersemangatlah kamu menempuh apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada ALLAH dan janganlah sekali-kali kamu malas. Jika sesuatu menimpamu, janganlah kamu katakan “Seandainya dahulu aku lakukan ini dan itu niscaya akan demikian dan demikian”. Namun katakanlah ,”Inilah takdir ALLAH, apa yang Ia kehendaki pasti terjadi”.

Bercermin Diri
Bercermin diri merupakan salah satu tindakan yang akan membuat diri kita tersadar akan kesalahan yang kita lakukan dengan bercermin pada diri sendiri maka kita tidak akan memandang rendah orang lain.
Jika kita lupa akan bercermin diri maka kita akan selalu menjadi orang yang kekeh dan sombong namun semua itu akan hilang pada diri anda ketika anda berkaca akan kekurangan dan kesalahan diri anda sendiri. Kita akan menjadi orang yang lebih baik jika kita mampu membuat diri kita rendah hati, dengan kerendahan hati lah seseorang akan merasakan ketenangan dan kenyamanan yang begitu indah.
Hanya dengan bercermin pada diri sendiri maka kita akan memiliki kerendahan hati. Janganlah sombong pada apa yang diraih saat ini karena yang kita punya pasti lebih sedikit dan lebih buruk daripada orang lain. Tapi jika merasa yang kiya punya saat ini adalah hanya titipan maka kita akan menikmati bahwa yang kita punya saat ini sangat bermanfaat dan penting bagi kita dan orang lain.

Bercermin itu Muhasabah. Dengan rutin muhasabah kita bisa tahu dimana letak kekurangan yang mesti ditambal selama ini. Dan jika kita sudah diatas ,langit boleh kiga tatap dan kaki tetaplah berpijak kebumi.”

“Dan awal terbaik untuk suatu hari itu adalah Al Qur’an.!”

@ Menyambut curahan-curahan Rahmat dari Langit

Arung Wahyu

image

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di Inspiratif, TAFAKKUR dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s