Segelas Teh Dandelion Di Suatu Senja

Hai sahabat,, jumpa lagi dengan saya “Eksentrik Dandelion” Arung Wahyu. Kali ini saya akan bercerita pengalaman saya disore hari tentang salah satu bunga liar yang sosoknya jarang dilirik oleh khalayak ramai. Jangankan disebut dengan “bunga”, nama itu jarang atau bahkan sangat tabu disebut dengan salah satu tanaman penghias karena keadaannya mirip dengan rumput atau bahkan lebih mirip tanaman liar.

Sungguh tragis ya …๐Ÿ˜” ,membuatku bersedih.
Padahal “dandelion” ini adalah julukan alam yang disematkan kepadaku.

Tapi kesedihan itu tidak perlu berlarut, toh dibalik sosoknya yang liar ,”sibunga liar” ini adalah salah satu anugrah Ilaahy yang multifungsi. Daun dan akarnya bisa dijadikan obat dalam, sebagai makanan kelinci, daunnya pun bisa dijadikan sebagai sayuran dan yang tak kalah hebat lagi,yakni daunnya ini pun bisa diolah menjadi minuman/teh.!
Iya, dia bisa diolah menjadi teh. Bahkan kualitasnya sebagai teh nyaris sama dengan teh pada umumnya. Selain aroma yang harum khas, pun khasiatnya menyehatkan badan.
Sebelumnya pernah saya baca satu artikel yang membahas tentang teh dandelion. Makanya sore itu saya pun keluar ke lokasi yang banyak didapatkan tumbuh dandelion.

Tidak sulit untuk mendapatkannya, sebab dimana angin bertiup disitulah Dandelion tumbuh

.

Saya pun memilih daun dan putiknya yang segar-segar untuk dijadikan teh.

Meracik Daun Dandelion Menjadi Teh

Nah disini saya paparkan sedikit cara saya waktu itu membuat teh dandelion.

1. Setelah memetik daun dan putiknya, diusahakan agar memisahkan daun dan putik tersebut.
2. Bilas daun Dandelion dengan air bersih secukupnya. Sedangkan putiknya dibiarkan direndam saja dengan air bersih sekitar beberapa menit.
3. Setelah daun dandelion diperkirakan bersih ambillah panci yang cukup menampung daun tersebut dan isilah dengan air pula untuk dimasak.
4. Sedangkan putiknya pindah ke air hangat yang bertujuan mengumpulkan aroma. Sebab putiknya ini adalah salah satu sumber penghasil aroma khas teh dandelion.
5. Masaklah daun tersebut sekitar 10 menit untuk menghasil warna yang hijau kemerah-merahan.
6. Setelah diperkirakan daunnya sudah masak benar dan airnya sudah berubah warna maka segeralah memasukkan putik tadi kedalam air mendidik. Aduk hingga merata, dan rasakan aroma yang dihasilkannya. 
Hhmmmm.. wangi dan sueegaarrr  ,bukan!
7. Siapkan gelas dan tuangkanlah air seduhan daun dandelion itu.
8. Seperti membuat teh pada umumnya,  tentunya harus menggunakan gula pasir. Dijamin lebih Nikmat.
9. Cicipilah .. jangan lupa siapkan cemilan dan rokok bagi anda yang perokok. 
10. Opss..  jangan lupa, matikan kompor gasnya.

Selamat mencoba..

Sore itu setelah Teh Dandelion sentuhan “tangan magis” saya selesai. Saya pun menikmati aroma yang khas, nikmat dan manisnya teh itu. 
   Badan saya yang sebelum sedikit lemas menjadi segar.
Dari percobaan Teh Dandelion diatas terdapat beberapa filosofi yang perlu kita tahu.
  

“Jangan memandang rendah terhadap segala sesuatu, sebab semua yang telah diciptakan ALLAH itu memiliki fungsi dan peranan masing-masing.”

  

Segala rasa yang lama terpendam sakit dan duka sebaiknya dikeluarkan, tapi jangan mencari pelampiasan atau sasaran tapi menjadikannya sebagai cambuk pelecut menjadi lebih baik dengan berkarya.

    Nikmatilah keindahan sore dengan teh buatan anda sendiri, Syukuri segala nikmat, aroma yang Tuhan berikan.

Setuju,,,?
Semoga bermanfaat

image

image

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di Dandelion, Inspiratif dan tag , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Segelas Teh Dandelion Di Suatu Senja

  1. nurunalanurin berkata:

    Reblogged this on Judul Situs and commented:
    Segelas Teh Dandeelion Di Sore Hari
    https://arungwahyu.wordpress.com

    Suka

  2. Desfortin berkata:

    Baru tahu saya, ternyata Dandelion bs dijadikan teh ya.

    Trmksh buat procedure text nya di bgian akhir. Jd klau ada dandelion disini, bs eksekusi langsung dech, hehe…..

    Disukai oleh 1 orang

    • Arung Wahyu berkata:

      Iya .. selain bs dijadikan teh,, dandelion jg bs dijadikan obat penyakit dalam, saudara….๐Ÿ˜Š

      Petik daun atau tangkaix, jgn terlalu keras ya.. kasihan sama dandelion nya.. perlakukan dia sebagaimana mestix.. ๐Ÿ˜Š

      Suka

  3. anisfa berkata:

    Ini bunganya wangi banget loh klo dibuat teh.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s