Hubungan Ilmu Surat Dan Ilmu Silat

Terkadang orang yang hidup dizaman dulu menyebut seni menulis , sastra, melukis,syair dengan sebutan Ilmu SuratSedangkan seni beladiri,seni tempur dan perang mereka menyebutnya dengan Ilmu Silat.

Menguasai salah satunya saja antara Ilmu Surat dan Ilmu Silat sudah begitu diagungkan-agungkan. Bagaimana jika menguasai kedua-duanya.

Mahasiswa dan pesilat zaman dulu dibandingkan Mahasiswa dan Pesilat zaman sekarang jelas tak bisa pula dibandingkan. Zaman dulu masih langka tapi punya kualitas yang luar biasa dan zaman sekarang sudah menjamur tapi kualitas masih dipertanyakan..

  Jika kita menggali kembali, sebenarnya Seni Ilmu Surat dan Ilmu Silat untuk saat ini setiap seseorang bisa menguasai atau mempelajari tanpa harus dibedakan atau dibatasi dengan usia,kalangan,organisasi, atau bahkan tingkatan lain dalam masyarakat.Kemauan dan tekad keras Man jadda wa jada saya fikir kita bisa menguasainya baik melalui pendidikan formal atau bahkan secara otodidak.

   Tapi tahukah anda, dengan menulis atau Ilmu Surat kita bisa mengembangkan bakat terpendam dalam diri kita. Contoh bakat terpendam itu seperti seni bersilat atau Ilmu Silat. 😊
Timbul pertanyaan…
Hubunganx dimana?
Tentu saja ada hubungannya..
Silahkan anda menulis dan berkomentar dimedsos seperti FacebookWordPress,Blogspot,Instagram,Wattpad ,Tumbler dll,.
Singgunglah salah seorang disana,, jika orang yang kita maksud tersinggung sudah pasti dia akan mencari kita. Dan kalo sudah ketemu,,
Nah, ,,sudah dipastikan bakat terpendam seni silat atau Ilmu Silat itu bisa kita maksimalkan.

#janganmeniru tiap kata dan adegan di atas. Ini hanya ketoprak guyonan semata. 😁😂
Penulis sendiri tidak mampu mempertanggung jawabkan segala kemungkinan yang akan terjadi..

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Aksara Tak Bermakna dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s