QS. AR RAHMAN 46 : Dua Surga Yang Dirindukan

       Surah Ar-Rahman (Arab: الرّحْمنن) adalah surah ke-55 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahman yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama ALLAH. Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan ALLAH Azza Wa Jalla kepada hamba-hamba-NYA, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan karunia ALLAH yang diberikan untuk manusia.

Asbabun Nuzul

Diantara 78 ayat dalam QS.Ar Rahman, hanya ayat 46 sajalah yang mendapatkan keterangan Azbabun Nuzul(Sebab turunnya ayat).

وَلِمَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ جَنَّتَانِ

“Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.” (QS. Ar-Rahman: 46)

Ibnu Abi Hatim dan Abu Syaikh, dalam kitab Al-‘Azhamah, meriwayatkan dari Atha bahwa suatu hari Abu Bakar Ash-Shiddiq mengingat dan memikirkan masalah Kiamat, mizan (timbangan), surga, dan neraka. Ia lalu berkata, “Betapa saya ingin agar menjadi sehelai daun dari dedaunan yang hijau itu ,kemudian datanglah seekor binatang yang memakannya. Aduhai, andai saja saya tidak diciptakan.” Tidak lama berselang, turunlah ayat ini.

Menurut Tafsir Jalalayn:
(Dan bagi orang yang takut) bagi masing-masing dari mereka atau bagi mereka semuanya (akan saat menghadap Rabbnya) yaitu takut manakala ia berdiri di hadapan Rabbnya untuk menjalani hisab. Oleh karena itu, maka ia tidak mau berbuat durhaka kepada-Nya (ada dua taman).

Ibnu Abi Hatim juga meriwayatkan dari Abu Syaudzab yang berkata, “Ayat ini turun berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq.”

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar Rahman : 60)

ALLAH Azza Wa Jalla juga berfirman,

لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ

“Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik.” (QS. An-Nahl : 30)

Timbul Pertanyaan..
” Apa kira-kira bentuk kebaikan yang akan kita dapatkan?? Banyak sekali! diantaranya ialah:

1.Kecintaaan ALLAH Azza Wa Jalla kepada kita hamba-hambaNYA.

وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat baik”. (QS. Al-Baqarah : 195)

2. Pahala di sisi ALLAH Azza Wa Jalla

بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِنْدَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Tidak demikian, bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada ALLAH, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. (QS. Al-Baqarah : 112)

3. Upah yang lebih baik dari kebaikan yang dilakukan

لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ ذَلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ . لِيُكَفِّرَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَسْوَأَ الَّذِي عَمِلُوا وَيَجْزِيَهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik, agar ALLAH akan menutupi (mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. Az-Zumar : 34-35)

4. Dekat dengan Rahmat ALLAH Azza Wa Jalla

إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

“Sesungguhnya Rahmat ALLAH amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”. (QS. al-A’raf : 56)

Maka berbuat baiklah. Karena kebaikan tersebut akan kembali kepada diri kita sendiri.

ALLAH Azza Wa Jalla berfirman,

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri.” (QS. Al-Isra : 7)

Ada pesan yang dari ALLAH tentang dua surga yang bisa kita raih..

ALLAH Azza Wa Jalla berfirman,

وَلِمَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ جَنَّتَانِ

“Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.” (QS. Ar-Rahman: 46)

Penjelasan tentang QS.Ar Rahman: 46


ALLAH Azza Wa Jalla akan memberikan dua surga; satu surga sebagai balasan menunaikan ketaatan, dan satu surga sebagai balasan tidak melakukan maksiat.
Dua surga ini akan diberikan kepada para hamba-NYA yang tidak mengutamakan kehidupan duniawi serta mengetahui bahwa kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih abadi, sehingga ia mengerjakan semua yang diwajibkan ALLAH serta menjauhi semua larangan-NYA.
   Imam al-Qurthubi berkata, “Surga yang diberikan itu berjumlah dua, agar kebahagian hamba tersebut berlipat ganda dengan berpindah-pindah dari satu surga ke surga lainnya.”

Dalam hal ini Rasulullah Saw bersabda,

“Dua surga yang bejana dan semua yang ada di dalamnya terbuat dari perak, dan dua surga yang bejana dan semua yang ada di dalamnya terbuat dari emas. Dan jarak antara suatu kaum dan kesempatan mereka melihat Rabb-nya hanyalah selapis selendang kebesaran pada wajah-Nya di Surga ‘Adn.” (HR. al-Bukhari)

Tafsir  selengkapnya QS. Ar-Rahman, ayat 46-53 :

{وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ (46) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (47) ذَوَاتَا أَفْنَانٍ (48) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (49) فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ (50) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (51) فِيهِمَا مِنْ كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ (52) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (53) }

Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? kedua surga itu mempunyai aneka pepohonan dan buah-buahan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Ibnu Syauzab dan Ata Al-Khurrasani telah mengatakan sehubungan dengan ayat ini, yaitu Firman-NYA :
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (QS.Ar-Rahman: 46) Bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan sahabat Abu Bakar r.a.
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Musaffa, telah menceritakan kepada kami Baqiyyah, dari Abu Bakar ibnu Abu Maryam, dari Atiyyah ibnu Qais sehubungan dengan makna Firman-NYA:
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (Ar-Rahman: 46) Bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang yang mengatakan, “Bakarlah diriku, agar ALLAH tidak dapat menemukan diriku!” Kemudian orang itu tobat selama sehari semalam (menyesali perbuatannya), sesudah mengucapkan kata-kata tersebut. Maka ALLAH menerima tobatnya dan memasukkannya ke dalam surga.
Tetapi menurut pendapat yang sahih, makna ayat ini bersifat umum, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abbas dan lain-lainnya.

Tetaplah berbuat baik dengan ikhlas.  Semoga ALLAH catat kebaikan kita semua sebagai amal kebaikan yang -bisa jadi merupakan ticket sekaligus kunci yang dapat memasukkan kita ke dalam  salah satu dari Dua Surga Yang DiRindukan itu
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang dapat meraih kedua surga tersebut. Untuk itu, mari kita tingkatkan ketaatan kepada ALLAH dan menjauhi segala dosa dan maksiat.
Semoga harumnya Raudah Firdausi senantiasa dilimpahkan ALLAH kepada kita hamba-hambaNYA.
Moga ALLAH Redha.

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Arung Wahyu dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s