Ini Ujian Atau Sebuah Peringatan?

Aku tak tahu lagi sebenarnya apa yang telah terjadi dengan diriku. Perasaan masygul dan “rasa” sedikit putus asa sudah membludak didalam benakku.

Bagaimana tidak ,! kondisi tubuhku semakin labil saja. Malah penyakit yang menyerang yang sebelumnya cuma sebagian sisi tubuhku saja malah bertambah.  Dan semua menyerang dititik titik rawan.

Iya,, sejak 2011 silam penyakit yang satunya menyerang sektor tubuh kiriku. Mulai dari perut bagian kiri, paha kiri, lengan dan pinggang kiri bengkak dan mendatangkan hawa panas, sakit dan nyeri yang sangat. Hingga badan ini seperti mati separuh. Selama itupula(periode sakit) ,aku tak mampu menjalankan kewajibanku secara konsisten sebagai seorang Muslim ๐Ÿ˜ฅ. Setiap selesai berwudhu, batal lagi. Dan dalam keadaan sholat pun semua menjadi batal.

Mencoba berobat medis, tapi hasil diagnosa dokter cuma membuatku tidak percaya dengan analisa mereka. 99% jika tak ingin mengatakan salah semua nya. Aku cuma berpasrah atas kehendaknya, karena aku yakin ini ujian-NYA. 

โ€‹ู„ูŽุชูุจู’ู„ูŽูˆูู†ู‘ูŽ ูููŠ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุชูŽุณู’ู…ูŽุนูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃููˆุชููˆุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽู…ูู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุดู’ุฑูŽูƒููˆุง ุฃูŽุฐู‹ู‰ ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽุตู’ุจูุฑููˆุง ูˆูŽุชูŽุชู‘ูŽู‚ููˆุง ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุนูŽุฒู’ู…ู ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan [ร‚li โ€˜Imrรขn/3 : 186]

Sumber Kutipan Ayat: https://almanhaj.or.id/3450-setiap-muslim-akan-menghadapi-ujian-dan-cobaan.html

 Saat semuanya semakin parah, aku berharap dan berdo’a Kepada ALLAH semoga aku bisa ikhlas dan menjalani ujian dengan penuh kesabaran. Hingga disuatu malam diawal tahun 2012,alm.ayah hadir dalam mimpiku. Memberiku nasihat agar menggunakan kembali “sesuatu” yang telah kulupakan.

    Segera ku tersadar, bahwa memang benar ada yang alpa dalam ingatanku. Bukankah dikala berumur 5-6 tahun ayah secara tak langsung ayah mengajarkan saya sebuah amalan. Dan itu masih teringat jelas dalam fikiranku saat ini. Dan aku kembali menginsafi diri ini bahwa aku masih salah satu bagian organisasi Kebatinan. Yah aku telah melupakan semuanya sebagai salah satu fitrah kita yang yakni alpa dan khilaf diri.

   Semenjak itulah aku berusaha bersungguh sungguh menyembuhkan diriku sambil mengkomsumsi 16 macam ramuan tradisional. Disamping itu aku kembali mengambil salah satu ini pernafasan yang kupelajari dari perguruan dan menggabungkannya dengan amalan yang diberikan ayah saat itu. 

Aku membuat satu metode pernafasan baru yang kusebut Pernafasan Kelopak Hijau  . Hasil yang mengagumkan!  Secara konsisten 3x sehari kulakukan,awalnya memang susah tapi berkat kesabaran dan ketekunan dan selama 3 bulan tak melihat matahari, aku berhasil keluar dari mimpi burukku.

    Sebenarnya waktu yang kupergunakan saat itu terlalu lama, tapi itulah yang menjadi dasar sekaligus merupakan pengumpulan energi terlama yang aku lakukan. Semua sektor tubuh bagian dalamku yang rusak dan luka secara ajaib sembuh total. Hingga menjadikanku kembali sehat jasmani dan rohani. Selama 5 tahun terakhir ini.

    Tapi entah karena apa yang kutelah kuperbuat. Penyakit itu datang kembali akhir akhir ini, malah bertambah fikirku. Aku sudah beberapa kali menahannya tapi ini begitu sangat sakit. 

   Apakah ini sudah “peringatan” dari ALLAH? Peringatan karena aku tak mampu menjaga diriku dan tubuhku sebagai titipan dari-NYA?

Ku akui selama penyakit ini datang dan bertambah, selama ini pula aku belum pernah sama sekali mencoba untuk menghentikannya. 

Semoga sebelum bertambah parah akan ada waktu yang tepat untuk meditasi Pernafasan Kelopak Hijau kembali.

“Ya ALLAH, semoga sakitku ini menjadi penggugur dosa-dosaku”

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Arung Wahyu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s