Dentuman ” Dua Kekuatan Besar” Pilkada Takalar

    Adu strategy, Efektibilitas Tim serta perang urat saraf yang sudah dimulai sejak beberapa bulan terakhir, hari ini tersaji dan ini pun tak bisa terhindarkan lagi di beberapa Propinsi,Kota dan Kabupaten di Indonesia. Bentrokan dua atau tiga kekuatan besar itu pun tak terhindarkan dan meledak di bilik suara.
    Hingga saat tulisan ini diangkat , saya secara pribadi enggan mengikuti secara live di media sosial tentang hasil hasil yang sudah bisa diperhitungkan.
    Ya,, hari ini ada 7 Provinsi,18 Kota dan 26 Kabupaten secara serentak mengadakan Pilkada.
   Tentu yang sangat menarik adalah Pilgub DKI Jakarta. Tiga kekuatan besar dari gabungan beberapa Partai Politik sebagai bantuan pasukan dan amunisi Paslon menjadi trending ter – Wah di Negeri ini.
   Siapapun pemenangnya tak diragukan lagi dialah Panglima Perang Terhebat!
   Tapi alihkan sejenak perhatian kita ke salah satu Kabupaten di Wilayah Indonesia Bagian Timur,Sulawesi Selatan tepatnya Kabupaten Takalar.
   Adu Strategi dari dua paslon, Bur-Nojeng sebagai petahana dan Syamsari Kitta-Daeng se’re , tentunya layak kita ikuti juga. Efektibilitas Tim selama kampanye mulai dari usaha mendekati orang orang terkuat, yang berpengaruh besar, sampai ke ulama dan pemangku adat gencar dilakukan. Bahkan tak dipungkiri tentunya melibatkan analis analis hebat bidang metafisik , supranatural atau sejenisnya.
     Beberapa bulan yang lalu salah satu anggota Tim Pemenangan Paslon menelfon saya dan meminta secara kekeluargaan untuk memprediksi kekuatan sementara kedua Paslon. Awalnya saya menolak, karena saya fikir Takalar itu bukan daerah saya, lagian power yang digunakan tidak sedikit untuk menganalisa secara jarak jauh. Tapi entah bagaimana ,beberapa saat kemudian secara sukarela saya memberikan prediksinya melalui hasil analisa saya dan tentunya sangat akurat. Data yang saya berikan hampir sangat tepat dari hasil survey yang terjadi saat itu, 60%-40%, jika tak ingin mengatakan 93% jitu.!
    Mulai saat itu, tiap dua kali dalam sebulan, sang penelfon terus meminta saya menganalisa secara jarak jauh. Saya fikir ini menarik menambah wawasan dunia politik saya yang awalnya awam politik. Sekaligus membuktikan bahwa “Kekuatan Analisa Hati” saya memang sedikit mendapatkan tahap kemajuan.
    Dua minggu sebelum Pilkada,penelfon kembali menghubungi  . Saat saya mencoba menganalisanya, mendadak ada power lain yang saya rasa. Power penolakan dari Wilayah Takalar. Tapi saya mencoba untuk melewatinya, walau memakai tidak sedikit tenaga. Saya kaget, yang sebelumnya salah satu Paslon lebih kuat dari yang lain justru kekuatan saat itu sepertinya berimbang.
    Saya mengungkapkannya secara terus terang, dari nada suara yang saya baca tampaknya penelfon kecewa. Tapi tetap meminta saya untuk tetap mengikuti perkembangan selanjutnya. Bahkan tiga hari yang lalu keadaan menjadi terbalik.  Sebelumnya Paslon yang unggul kini diungguli.
    Dan sebelum hasil itu saya dapatkan, amat susahlah  kekuatanku yang berjarak sekitar 150KM dari kota Takalar untuk menembus kesana. Saya melihat dinding dinding tinggi yang kokoh mengelilingi batas tertentu kabupaten. Satu keuntungan ada sebagian tempat yang tak tersentuh dinding kokoh tersebut. Setelah melewati celah yang ada, kembali saya merasa ada dua, tiga kekuatan yang mencoba menolak dan mendorong saya. Tapi setelah sedikit menambah power, masih bisalah saya mengimbangi bahkan masih sempat “mencuri” prediksi yang ada.
     Setelah “mencuri” prediksi survey, 63%-37%, saya menarik tenaga saya kembali disaat yang bersamaan mendadak seperti ada gelombang susul menyusul segera menyerang dan ingin menyergap saya. Segera kuinsyafi bahwa ini “tanda bahaya” ,tanda perang kekuatan supranatural pun mungkin terjadi tak bisa terhindarkan juga. Saya secepatnya menarik kekuatanku secara menyeluruh ,jika terlambat Akan ada korban,fikirku.
    Saya menceritakan pengalaman menarik saya kepada penelfon,kemaren sore. Bahwa saya tidak “sendirian” disana. Jika saya teledor, muntah darah itu pasti dan nyawa jelas taruhannya.
    Hingga pukul 12.03 saat ini, saya belum tahu hasil bilik suara. Kekuatanku seperti sedikit malas dan mengomeli saya,  seakan berbicara dan menegur saya “pakai titipan ini ke jalan kebenaran yang di Redha’i”.
Saya faham dan mungkin saya membuat kesalahan, tapi Demi ALLAH semua yang saya lakukan hanya sukarela. Hanya sekedar ingin coba.

Dan siapapun pemenangnya, saya ucapkan ” SELAMAT ”   buat anda.
   “Leader is not potition ,but AKCTION”

Akhirul Kalam
Penulis

Ekcentrik dandeelion   :  FB
dandeelion10                :  LINE
arungshah                     :  Instagram
Sinjai : Rabu 15 Februari 2017, pukul:  12.21 Wita

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Arung Wahyu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s