Zafran dan Zayyan

    17 bulan yang lalu tepatnya hari sabtu, tanggal 19 september 2016 ,pukul 13.10 dan pukul 13.12 lahirlah sepasang bayi mungil,lucu nan sehat di RS Grestellina Makassar. Dari Pasangan Suami Istri Nur Afandi SE dan Faqul Hasbiallah S.kep Nr ,melalui persalinan secara Caesar. Berat badan bayi saat lahir masing masing 3,6 kg dan 3,7 kg.

  Segala Puja dan Puji di Panjatkan Kehadirat-NYA atas persalinan yang berjalan dengan lancar, kedua bayi sehat dan sang ibu pun sehat setelah menjalani persalinan penuh resiko tersebut. Jika terhitung, ini adalah keponakan ke empat dan kelima aku setelah mendapatkan sebelumnya 3 keponakan dari kakak keduaku Herman Satriyansyah.

     Mereka adalah keponakanku, anak pertama dan kedua dari adik pertamaku sang ibu, Faqul Hasbiallah.

     Alhamdulillah dapat keponakan kembar sekaligus dua, lucu lucu lagi.

    Atas ayahnya sendiri, Nur Afandi kedua anak masing masing diberi nama Zafran Habibul Ahya dan Zayyan Habibul Haqqi. Nama yang sangat keren bukan? Semoga namamu menjadi do’a bagimu wahai anak-anakku. Zafran Habibul Ahya(kejayaan penuh cinta dalam kehidupan) dan Zayyan Habibul Haqqi(Cemerlang penuh cinta dalam kebenaran).

    Tak terasa hingga saat tulisan ini saya buat mereka sudah tumbuh besar bahkan sudah bisa berlari kesana kesini.  😁

    Lihatlah,, betapa lucu dan menggemaskannya mereka, bukan? 

Yang pake sorban,  adalah yang tertua Zafran.

Yang ini Zayyan sama kakaknya Imam Ahmad Faudzul Khabir.

   Zafran sosok pendiam,matanya sayu, jika menangis cuma sebentar. Tapi kalo tersenyum sangat manis. Beda dengan sang adik, Zayyan. Sedikit lebih putih dari kakak, sedikit lebih tinggi dan besar dari kakak. Murah senyum,ceria tapi kalo nangis dinding dinding rumah seperti mau roboh semua. Hahaha..

    Zayyan sering ngejahilin kakak, misal jika sang kakak yang nanti di ayun baru tertidur, nah  datanglah sang pendekar Zayyan mengganggu kakak membenturkan Ayunan itu ke tembok. 

Zzzzzzzzzzz…..

Lagi mimpi indah,, dan tiba tiba,,,,

Gedubrakkk  !!

Nangis  ,, saat kepalanya kejedor tembok…. Atau mengganti botol kakak pake botol minyak gosok yang tentu saja sang kakak menghisap(dikirain botol susunya).

   Terkadang Zafran sang kakak jadi bulan bulanan gigi Zayyan. Zafran boleh menangis, tapi gak pernah membalas ungkapan rasa “sayangnya” sang adik, Zayyan. Jika di tanya, ” Zafran kenapa”? Dia sering balas “dimamma”(dimakan). Kadang juga dipukul pake remot TV, nangis. Tapi Zafran bilang, “dag pa pa”. 

     “Zayyan jangan nakal ya” ,, 

     “Ayo, akur sama kakak”

     Berpelukan! !!!

     Kadang Zayyan nangis tanpa sebab, Zafran mondar mandir ngomelin semua orang di dekatnya. Sikap seorang pembela, kalo besar mau jadi pengacara..  

    Zafran kalo pas misal digendong sama aku, dan nangis,, datanglah sang pendekar Zayyan membela kakak dan mukulin omnya. Abis mukul ikut nangis ciri khasnya suara besar yang kata ayahnya mau jadiin Zayyan ,pilot.. Mau jadi pilot atau jadi pendekar sich kayak om .. !?

Ngggggooooooeeeeeennnnngggggggggg……

   Cepat besar ya Zafran – Zayyan  .. 

Sekian dulu ya kenalannya sama Zafran dan Zayyan. Nanti berjumpa lagi dengan cerita yang lebih seru dan lebih menarik dari Putra Mahkota Zafran Habibul Ahya dan Pangeran Zayyan Habibul Haqqi.

Penulis 

Hendra Wahyudi

Yang biasa dikenal dengan Arung Wahyu.

Dengan nama alam, ” Dandelion”,

Dan julukan Al Hafidz Maulana Aenul Yaqin Al Munawwaroh.

Id Line  : dandeelion10

Instagram    :arungshah

Fb  :        ekcentrick Dandeelion
Salam santun

Iklan

Tentang Arung Wahyu

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Arung Wahyu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s