Putik Putik Gugur Dandelion

​Sinjai, 2 February 2012 
    Malam ini adalah malam jumat pertama dibulan february 2017,, 

    Hmm.. tetesan hujan malam ini begitu awet sejak pagi tadi. Tidak ada banyak hal yang hari ini aku lakuin hingga saat ini. Hujan ini seakan membuatku merasa malas tuk keluar rumah. Maklum aja, Manipi dimusim hujan begini seolah menjadi kota hujan kedua setelah Kota Bogor diJawa Barat sana. 

    Yeah,, malam ini seperti biasa setelah sholat isya aku melanjutkan rutinitasku dimalam hari. Ngaji, atau tadarrusan dan mengulang ulang kembali hafalan hafalan Qur’an ku biar semakin kokoh dan gak gampang hilang. 

     Biasanya setelah menghafal aku menonton dulu tapi sayangnya digital yang baru saja dibeli mama kembali untuk kedua kalinya rusak kena samberan petir. 

   Kegiatan nonton itu ku alihkan dengan bermain Play Station 2 milikku. Tapi lagi lagi aku dibuat kecele. Stiknya rusak. Sempat aku ingin memperbaikinya siang tadi dan sempat ditegur sama mama,, “awas,, bongkar simpan lagi yah?

    Aku cuma terdiam, dalam hatiku berkata,, tenang ma, aku akan memperbaikinya. 

    Mama sangat tahu sifatku. Jika memperbaiki sesuatu apalagi yang berhubungan dengan aliran dan kumparan listrik pastu ujung ujungnya gak pernah baik bahkan tambah rusak. Jadi,,,,,

     Istilah bongkar simpan sudah ada semenjak dulu. 

    Pernah DVD dari Malaysia rusak, aku coba perbaiki justru semakin rusak. Saking kesalku ,aku ambil sangkur..

   Sregggg….

   Prakkk…

   Dhuaaarrr…

   Tertancaplah sangkur itu dimesin DVD.. 

    Ha.ha..ha..  

    Masa lalu, saat otak aku belum terlalu dewasa akan cara menangani sesuatu dengan kepala dingin dan hati tenang.. 

   Twengwengwengweng…

    Dan kali ini, stick Play Station aku coba memperbaikinya juga. Tapi usahaku gagal, sticknya rusak.  Ada sebagian kabelnya yang putus dan harus memerlukan solder untuk memperbaikinya.

   Malam ini semakin mengecewakan ditambah mati lampu, genap sudah penderitaanku.  

  Ku buka handphone, dan aku melanjutkan kembali novelku yang sempat terbengkala sekitar dua minggu lamanya. Bukan kehilangan ide, atau gimana. Penyebabnya karna mama sempat sakit dan sempat diopname diRSUD sinjai.

   Tapi Alhamdulillah, mama sudah agak baikan sekarang. Semoga seterusnya seperti itu.  

   “Ya Allah, sehatkan kami terutama mamaku. Berikanlah kepada beliau umur yang panjang dan berberkah..

    Aamiin, allahumma aamiin.. 

    Putik Putik Gugur Dandelion, judul dari novel yang saat ini aku tulis adalah kisah nyata dari perjalananku selama di Jawa 14 tahun yang lalu. Sekarang telah memasuki halaman ke 30 dengan 5 bab. Rencananya sih, kalo bisa sampai 300 halaman, jadi totalnya sekitar 60 bab. InshaaAllah semoga dipermudah oleh ALLAH dalam tiap karyaku.

    Aamiin…

    Kisah yang aku mulai setelah mendapat persetujuan dari kantor untuk ikut reposisi sebagai karyawan perusahaan ke kota Kediri. Tapi tak ada restu dari keluarga,sahabat. Jadinya, perjalananku kesana sia sia selama kurang lebih empat tahun. Suka terbilang kurang. Gagal, penderitaan dan sakit hati yang mendominasi.
     Pertengkaran yang terjdi dengan kak herman adalah salah satu tajuk utama dalam cerita.

    Sukses mengangkat Babe Dody jadi Manager di Kediri hanya salah satu kesuksesan kecil dari perjalananku. Tapi meninggalnya kekasihku di Malang adalah inti cerita dan perjalananku. 

    Adalah pokok utama kehancuranku sehancur hancurnya dan memaksaku menjadi pengamen jalanan di Bandung.

   Seberapa kuatkah aku bertahan dalam cobaan itu, segera terbit Putik Putik Gugur Dandelion.

   InshaaAllah, kisah penggugah hati, pembangkit semangat disaat terpuruk.

Semoga bermanfaat,!

     Mohon dukungan doanya, semoga novelnya segera jadi dan bisa di terbitkan.

   Sekian dulu yaa.

Iklan

Tentang dandeelion

Saya orangnya sederhana.. Begitu pula dengan pemikiran dan tindakanku, sesederhana diriku. Aku selalu berfikir "biarkanlah sang pedang menebas waktu, sebab aku tak akan berdiri diam untuk dijadikan korban selanjutnya. "Jangan pernah katakan semua yang ada dalam fikiran kita, sebab jika itu terjadi maka kita dengan sendirinya telah merubah takdir kita berjalan semakin cepat". "Berlarilah secara melingkar, maka engkau akan kembali ketempatmu semula berpijak dimana di tempat itu aku selalu berdiri menunggumu dengan kedua sayapku terbuka untuk memelukmu kembali ".. "aku selalu merasa sedang berjalan di atas lengkungan pelangi, memang terlihat tapi saat aku menitinya ,aku selalu terjerembab dan jatuh" "Jika rindu dan cintaku kembali diberi kesempatan untuk menyapamu, maka sambut lah dia walau kedua sayapku yang tajam saat memelukmu membuatmu terluka "..
Pos ini dipublikasikan di Arung Wahyu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s