GARDA NASIONAL (DPP SUL-SEL)

Bismillahirrohmanirrohim,,,

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,

Sesungguhnya setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Prinsip kebebasan mengeluarkan pendapat berkumpul dan berserikat bagi setiap warga negara sepenuhnya dijamin oleh UUD 1945.

Reformasi adalah gerbang untuk mewujudkan negara yang demokratis, menjunjung tinggi hukum,menegakkan ham,berkeadilan sosial, serta anti diskriminasi.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan kesatuan Bangsa Politik Dan perlindungan Masyarakat

Telah sah meresmikan Organisasi Kemasyarakatan Garda nasional sebagai Lembaga yang bergerak dibidang pendidikan,penyuluhan, pengawasan dan pengawalan serta serta LembagaKontrol Sosial,Birokrasi dan kebijakan Publik seperti yang tertera dalam surat keterangan terdaftar.

Surat keterangan terdaftar..
memperhatikan Undang-Undang nomor 8 Tahun 1985 tentang organisasi Kemasyarakatan; Peraturan Pemerintahan No 18 tahun 1986 ‘; Peraturan Menteri dalam negeri N0 : 5 tahun 1986 ; Dan Surat Permohonan No:005/B/DPP-GARNAS/X/2010 Tanggal 15 okteber 2010 setelah diadakan penelitian kelengkapan administrasi organisasi, dengan ini BANGKESBANGPOL dan LINMAS provinsi Sulawesi-Selatan ,menyatakan bahwa:
Nama Organisasi          : LEMBAGA GARDA NASIONAL (GARNAS)
Sifat Kekhususan         : Bergerak dibidang Pendidikan, Penyuluhan, Pengawasan.
NPWP Organisasi         : 03.026.919.5-805.000
Periode Kepengurusan   : Tahun 2010-2013
Ketua                : Dedi Suwandi
Sekretaris          : Slamet Solichin S
Bendahara         : kasmawati
Alamat Organisasi          : Jl.H.Kalla No.59 Makassar , HP: 085299223791

Telah terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan dan dalam melaksanakan kegiatannya agar tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Surat keterangan ini berlaku sesuai periode kepengurusan organisasi dan apabila dikemudian hari surat keterngan terdaftar ini terdapat kekeliruan dan atau terjadi penyalah gunaan , akan ditinjau kembali sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian Surat keterangan ini diberikan agar dipergunakan sebagaimana mestinya.
DRS.H.TAUTOTO TR,M.Si
—————————————–
Pangkat: Pembina utama Muda
Nip       : 196408111993031006
Tembusan disampaikan kepada Yth:
1.Cq.Dijen Kesbangpol di jakarta
2.KAPOLDA Sulselbar di Makassar
3.KAJATI Sulsel di makassar
4.Walikota Makassar di makassar.

Garda Nasional merupakan wadah perjuangan pemuda dan masyarakat yang peka terhadap berbagai permasalahan bangsa dan negara yang memerlukan persatuan dan peran serta masyarakat dalam mencari solusi dan penyelesaian yang tepat.
Adapun para pendirinya yang kami sebut dengan 10(sepuluh) Bintang tertinggi adalah:
1. Mr. Dedi Suwandi
2. Mr. Sulaiman
3. Mr. Hendra Wahyudi(Arung Wahyu)
4. Mr. Hasri l
5. Mr. Andi marjan
6. Mr. Baharuddin Dg.Sila
7. Mr. Herman Iskar
8. Mr. Slamet Solichin,s
9. Mrs. Suryani
10. Mr. Syarief
Didirikan diMakassar 7 maret 2010 dan Sulawesi selatan pun dijadikan sebagai DPP.

Struktur Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Garda Nasional:

  1. Dewan penasehat organisasi
    ketua    ; Drs.Abd.Muin.MD
    Anggota: Ir. Zaenal Abidin
    Anggota ; Ruslan,SH
    Anggota : Yulius Tato.M
    Anggota : Riswan
  2. Dewan nasional
    Ketua     : Hasri L
    Anggota  : Adrian Heri Tukul
    Anggota  : Herman Iskar
    Anggota  : Badaruddin Dg.Sila
    Anggota  : Arung Wahyu
    Anggota  : Syarief
    Anggota  : Andi Marjan
  3. Dewan Pimpinan pusat
    Ketua Umum              : Dedi Suwandi
    Wakil ketua Umum      : Sulaeman
    Sekretaris jendral        : Slamet Solicin S
    Bendahara Umum       : Kasmawati
    Wakil Bendahara Umum: Suryani
  4. Departemen-Departemen:
    1. Departemen Organisasi & kelembagaan
    2. Departemen Pendidikan & Propaganda
    3. Departemen Penelitian & pengembangan Organisasi
    4. Departemen Rekruitmen & Kaderisasi
    5. Departemen Hukum,HAM & Advokasi
    6. Departemen Buruh ,Tani,Nelayan & Miskin Kota
    7. Departemen Usaha & Kesejahteraan8. Departemen Sosial Kemasyarakatan

    9. Departemen Lingkungan Hidup

    10. Departemen Seni & Budaya

    11. Departemen Pemuda & Olahraga

    12. Departemen Pemberdayaan perempuan

    13. Departemen Pembinaan Rohani & Keagamaan.

Bendera Garda Nasional Berwarna dasar hitam,berbentuk persegi panjang dengan lambang organisasi ditengahnya. Warna dasar hitam mencerminkan keteguhan dalam memperjuangkan tujuan organisasi.

Simbol kebebasan mengeluarkan PendapatLambang organisasi:

  1. Perisai mencerminkan alat perlindungan terhadap hak-hak rakyat dan pelanggaran hukum serta Hak Asasi Manusia.
  2. Bintang segi lima besar warna kuning mencerminkan keyakinan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang maha Esa
  3. Roda warna hijau mencerminkan kekuatan dan konsistensi organisasi dalam mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur
  4. Tulisan GARDA NASIONAL warna putih mencerminkan nama lengkap organisasi yang mengembang tugas suci
  5. Sepuluh bintang warna putih mencerminkan sepuluh penggagas dan pendiri organisasi yang mengemban cita-cita mulai dalam gerak langkah perjuangannya.
  6. Merah Putih mencerminkan cinta tanah air Negara Kesatuan Republik Indonesia
  7. Tangan menggenggam bambu runcing mencerminkan nasionalisme kebangsaan untuk mencaopai kemerdekaan dan kebebasan sejati.
  8. Pita warna merah mencerminkan militansi organisasi dan perekat persatuan.
  9. GARNAS merupakan nama singkat organisasi.
  10. DPP mencerminkan Dewan pimpinan Pusat.Visi dan Misi Garda Nasional
    1. Visi:
      1. Membantu pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,kolusi dan nepotisme menuju masyarakat yang madani.
      2. Berperan aktif bersama pemerintah dalam mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
      3. Membantu pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan yang bermamfaat bagi kepentingan rakyat.
      4. Menegakkan hukum,Keadilan,Demokrasi dan Hak Asasi Manusia(HAM).

    B. MISI :
    1. Terpeliharanya NKRI,Pancasila,UUD 45,Ketahanan Nasional,Bhinneka Tunggal Ika serta perundang-undangan dan peraturan pemerintah dan lain sebagainya perlu sosialisasi yang intensif dan bekerja sama antar ormas dengan pemerintah.
    2. Pemberdayaan ormas sebagai kontrol sosial dalam pelaksanaan pembangunan nasional.
    3. Terjalinnya hubungan yang demokratis antar pemerintah dan masyarakat dapat tumbuh lewat perkembangan ormas yang sehat dan kredibel.

    Garda Nasional dalam perkembangannya selama 2 tahun ini sudah banyak mengikuti kegiatan yang bermamfaat dan membuat rating namanya melejit mendekati ormas yang telah berdiri sebelumnya.

    Brigade Garda Nasional saat melakukan pengawalan pejabat di hotel Singgasana makassar.
    dari Kiri:
    Brigade Herman,
    Brigade Jufri,
    Brigade Asri,
    Brigade Udhin,
    Brigadir Dedy Suwandi,
    Brigade Nazaruddin,
    Brigade Syafiuddin,
    Brigade Andi Marjan,
    Brigade Arung Wahyu

    yang paling berkesan yang dirasakan oleh saya sebagai penulis adalah saat mengawal pejabat di 3 hotel elite dimakassar selama 4 hari dan yang paling spektakuler dalam hidupku dan akan slalu ku kenang adalah saat pengawalan Menteri Negara Bpk.Muhaimin Iskandar yang waktu itu melakukan kunjungan kerjanya dimakassar.

    Brigade Herman

    Alhamdulillah…
    SIAP,,
    SIGAP,
    TANGGAP..
    adalah motto kami sebagai Brigade pilihan. Slalu Siap mendapatkan perintah,kapan,dimana dan apapun,. Selalu sigap dalam menjalankan tugas. Dan Selalu Tanggap dalam menjalani dan menyelesaikan Tugas kami..

    Seandainya Negara Kesatuan Republik Indonesia mengalami ancaman dari luar dan sangat mengkwatirkan dan sangat memerlukan bantuan pemudanya,
    Saya Brigade Arung Wahyu,
    akan selalu SIAP<SIGAP dan TANGGAP memanggil panggilan negeri demi tegaknya kembali negara kesatuan Republik indonesia..
    Hubbul Watani Minal Iman..
    Cinta tanah Air Sebagian Dari Iman..

    Merdeka…!!!!

    Allahu Akbar…!!!

    Jadzakumullohu khairan wa barakolluhu fiqum,,,
    salam perjuangan…!!!

    terima kasihku untuk kunjungan anda di blog ini.
    Penulis

    Brigade Arung Wahyu

    wassalam..

The Big Family Garda Nasional DPP SUL-SEL, Indonesia

Iklan
Dipublikasi di Arung Wahyu, Uncategorized | Tag , , , | 1 Komentar

Di Hadapan Siapa Wanita Harus Menutup Wajahnya

image

Dalam suatu forum Lajnah Daimah Lil Ifta’ pernah ditanya  : ” Dihadapan siapa wanita diwajibkan memakai hijab?”

Jawaban: 
Diwajibkan menutup wajah dihadapan lelaki asing,yaitu lelaki yang bukan termasuk mahram bagi wanita itu menurut salah satu pendapat yang shahih dari dua pendapat ulama, baik lelaki tersebut adalah sepupu,tetangga atau lainnya, berdasarkan pada firman ALLAH Azza wa Jalla yang ditujukan pada kaum muslimin pada zaman Nabi Saw dan kaum yang datang setelah mereka  :

“Apabila kamu meminta sesuatu keperluan kepada mereka(istri-istri Nabi), maka mintalah dibelakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti hati Rasulullah dan tidak (pula) mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) disisi ALLAH.”
(QS.Al Ahzab: 53)

Ayat ini mencakup istri Nabi Saw dan wanita mukminah lainnya, sebagaimana yang difirmankan ALLAH Azza wa Jalla  :

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin:  hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al Ahzab:  59)

Yang dimaksud dengan jilbab adalah sesuatu kain yang menutupi kepala dan badan,diatas pakaian luar, yang menutup seluruh kepala,badan dan wajah wanita. Sementara yang hanya menutupi kepala disebut khimar.  Maka hendaknya wanita memakai jilbab yang menutupi kepala,wajah dan seluruh badannya,diatas pakaian luarnya,sebagaimana yang telah disebutkan diatas.
ALLAH Azza wa Jalla berfirman:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada ALLAH, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
(QS. An Nuur  : 31)

Firmannya  إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ditafsirkan oleh Ibnu Mas’ud dan para jama’ah dengan pakaian luar. Sebagaian yang lain menafsirkannya dengan wajah dan kedua telapak tangan. Pendapat pertama lebih shahih karena lebih sesuai dengan dalil-dalil yang lebih syar’i dan kedua ayat tersebut diatas. Sementara pendapat yang mengatakan bahwa artinya adalah wajah dan kedua telapak tangan, ada sebagian ahli ilmu yang menyebutkan bahwa pendapat ini berlaku sebelum turun kewajiban hijab, karena pada mulanya wanita menampakkan wajah dan kedua telapak tangannya dihadapan para lelaki, kemudian turun ayat hijab yang melarang mereka yang melarang menampakkannya dan yang mewajibkan menutup wajah dan kedua telapak tangannya disegala kondisi.
Lanjutan ayat tersebut وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِن (dan hendaklah mereka menutup kain kudung kedada mereka) lafadz khumur adalah bentuk jamak dari khimar yang artinya penutup kepada dan sekitarnya. Disebut khimar karena fungsinya menutupi apa yang ada dibawahnya,sebagaimana minuman keras(arak) disebut khamr karena menutupi akal dan merubahnya.
Sementara arti جيب adalah lubang pakaian -tempat kepala masuk-jika khimar dipakaikan ke atas kepala dan wajah maka lubang tersebut tertutupi. Demikian semua yang ada disekitar dada.

Ayat selanjutnya  وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ hingga akhir ayat, yang dimaksud dengan zinah, menyangkut wajah dan anggota tubuh. Dengan demikian artinya wanita diwajibkan menutupi seluruh zinahnya,sehingga tidak terkena gangguan atau menyebarkan(bencana). Hal tersebut diperkuat oleh riwayat dalam kitab shahihain dari Aisyah Ra, ia berkata,  “ketika saya mendengar suara Shofwan Bib Mu’aththil, maka saya segera menutupi wajahku dan sesungguhnya ia pernah melihatku sebelum turunnya ayat hijab.”

Dari sini kita fahami bahwa para wanita setelah turunnya ayat hijab diwajibkan menutup wajah, dan bahwasanya inilah hijab yang dimaksudkan dalam ayat yang mulia ini  :

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi) ,maka mintalah dari belakang tabir.
(Qs. Al Ahzab: 53)

Sedangkan hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah Ra bahwasanya Nabi Saw telah bersabda kepada Asma Binti Abu Bakar Ra:

“Apabila wanita telah mencapai usia dewasa, tidak boleh tampak daripadanya kecuali ini dan ini,” . Beliau menunjuk pada wajah dan kedua tangannya.

Namun hadist  ini lemah, tidak layak diangkat sebagai dalil.

Namun bila hadist ini shahih,bisa dijelaskan bahwa hadist ini diucapkan sebelum turunnya ayat hijab.

Semoga ALLAH Azza wa Jalla memberikan kita Taufik dan petunjuk kejalan yang benar.

Kutipan | Posted on by | Tag , , | Meninggalkan komentar

Hadiah Terindah Dari Adik

Setiap orang mungkin ada juga yang selalu berharap agar mendapat sebuah hadiah dari orang yang special atau orang-orang yang sangat dekat dalam hidupnya.
Begitu halnya dengan saya,, berharap ya memang berharap. Tapi dalam tanda kutip “yang sudah pasti” saja.
Tapi hadiah yang saya maksudkan disini bukan berbentuk benda saja tapi lebih dari itu.  Saya juga menganggap bahwa kesehatan ibu saya, kesehatan saya dan saudara-saudara saya yang lain yang selalu terjaga juga seperti hadiah bagi saya.

Hadiah kesehatan tersebut adalah hadiah yang terindah yang diberikan ALLAH langsung kepada hamba-hambaNya. Dan bukan cuma sekedar hadiah tapi nikmat yang wajib kita syukuri.

Bagaimana dengan anda?
Tentunya pendapat kita ada yang berbeda tapi tak jarang pula ada yang sama.

Nah ! Hadiah kali ini dari adik saya memang sudah menjadi harapan oleh seluruh keluarga kami bukan cuma saya.
Hadiah itu hadir melalui proses persalinan secara caesar oleh adik saya.
Ya, seorang princess mungil dan cantik ,sehat dengan berat badan 3,4KG lahir kedunia pada 18 oktober 2017, tepatnya pukul 00.20.
Alhamdulillah..
Itulah hadiah yang kami tunggu-tunggu sejak 9 bulan yang lalu.
Zhaafirah aufa siera afandi.

image

Bayi merah itu bernama Zhaafirah aufa siera afandi

image

image

image

Demikian nama yang diberikan ayahnya kepada Princess kami. Keponakan princess pertama keluarga kami. Yang sebelumnya ALLAH Azza wa Jalla telah menitipkan hadiah 3 prince pada kakak dan adik saya.

Wahai anakku Zhaafirah aufa siera afandi ,cepatlah besar nak dan raihlah ke agungan Tuhanmu, Tuhan kita yang telah menciptakan kita. Raihlah kelak cita-citamu setinggi-tingginya seiring dengan namamu yang merupakan do’a bagimu.

Kutipan | Posted on by | Tag , , | Meninggalkan komentar

Tak Sekedar Bekerja

image

Hasil karya tangan saya. Sebenarnya bukan pertama kalinya ya, cuma sy tidak terlalu menekuni dunia bangunan.

Memang gak terlihat terlalu rapi, tapi kalau berbicara soal kecepatan kerja, bolehlah pilih tanding. 😁
Kalau dalam dunia memborong, kerapian tidak terlalu diutamakan ya, tapi kecepatan! Soal kerapian susunan batu demi batu tidak dipermasalahkan lagi. Mencle setengah senti ada plesteran yang lurusin. Kalo plesterannya masih bengkok, ada aciannya. Nah kalo aciannya tetap bengkok, tetap gak masalah. Ada cat nya kan.! Tapi kalo sudah dicat tetap gak lurus-lurus, gimana solusinya?
Kalo dalam rumah sih, ada bufet ,tirai sama lemari. Haha..😁

Kalo tembok luar dan pagarnya gak lurus, bilang aja  “jangan terlalu lama ngeliatinnya pak “..  😁

image

Nah,, gini tampilannya kalo sudah kena plester campuran. Sudah gak kentara lagi.

Tinggal gimana finishingnya!
Didunia seni bangunan ini saya sebenarnya tidak terlalu menggeluti. Dalam setahun itu, untung kalo bisa kerja 1 rumah saja. So, saya orangnya gak tahan kena panas matahari.
Emang sih, sering gonta – ganti pacaran,  eh salah astagfirullah..  ampunkan baim ya ALLAH ….
Sering gonta-ganti pekerjaan, tapi lebih banyak kerja kantoran. Misal sebagai analis di finance atau staf di perusahaan swasta lainnya.
Tapi,, uang yang dihasilkan dari tetesan keringat itu murni lho nikmatnya. Lebih halal lebih berkah dari pekerjaan sebagai analis yang tak jarang  melakukan penyimpangan.
wallahu a’lam

Tapi apapun, bagaimanapun dan dimana pun pekerjaan itu selain dari yang benar-benar menyimpang,saya rasa asal kita jujur dalam segala hal itu sudah bernilai jihad dimata ALLAH.

Panduan Dalam Al Qur’an Tentang Bekerja

QS.Al Jumu’ah: 9-11

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat ALLAH dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
(QS.Al Jumu’ah: 9)

“Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia ALLAH dan ingatlah ALLAH sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.”
(QS. Al Jumu’ah: 10).

“Dan apabila melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah:` Apa yang di sisi ALLAH adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan `, dan ALLAH Sebaik-baik Pemberi rezki.”
(QS. Al Jumu’ah:  11).

QS.Al Qashas: 77

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan ALLAH kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana ALLAH telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”
(QS. Al Qashash: 77).

Hadis tentang bekerja

Dari Anas ra berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak baik orang yang meninggalkan dunia untuk kepentingan akhirat saja, atau meninggalkan akhirat untuk kepentingan dunia saja, tetapi harus memperoleh kedua-duanya. Karena kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju akhirat. Oleh karena itu jangan sekali-kali menjadi beban orang lain.”
(HR. Ibnu `Asakir).

Sebagai catatan kecil:
Jihad dalam islam bukan sekedar angkat senjata, pedang, tombak dan panah seperti pada masa awal ditegakkannya Syariat Islam yang memang tak bisa terhindarkan, tapi jihad dimasa kini adalah selain tetap berusaha mempertahankan Tauhid dan aqidah semurni-murninya ,kita juga diharuskan  bagaimana caranya mencari pekerjaan yang berberkah dimata ALLAH dengan menafkahi keluarga dan mengeluarkan sebagian zakatnya, nah itulah salah satu jihad. Dan andai kata dalam bekerja kita mendapat suatu musibah, atau wafat demi menafkahi keluarga itulah Syahid namanya. Sebagai contoh ayahanda tercinta, 17 tahun yang lalu mencari nafkah ke Malaysia demi kami keluarganya, berjihad,  tapi qadarullah barulah 6 bulan disana. Beliau telah dipanggil “syahid” dalam mengembang tugas dan amanah ALLAH Rabbul Izzati..

Wallahu’alam

Kutipan | Posted on by | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Wajah Yang Manis

Sesunggunya seorang mukmin karena kebaikan akhlaknya menyamai derajat orang yang biasa shaum dan menunaikan shalat malam.
(HR.Abu Dawud)

Mukmin itu bukan cuma aman tapi nyaman.
Senyumnya itu uenak dilihat, itu mukmin namanya.
Wajahnya itu manis, manis bukan karena dikasih gula atau bahan pemanis lainnya tapi karena saat dipandang itu uenak dilihat..
Melihatnya itu jadi ingat ALLAH. Melihatnya itu jadi ingat Syurga. Melihatnya itu jadi semakin bersemangat untuk beramal shaleh. Kalo dia ngomong,maka bertambahlah ilmu kita,nyaman gitu.

Beriman Kepada ALLAH Azza wa Jalla dan hari akhir salah satu ukurannya itu adalah berkata yang baik-baik. Gak cukup benar saja, tapi benar isinya, indah penyampaiannya,tepat waktunya, bermanfaat mendatangkan pahala, itu namanya baik!    

(Salim a.fillah)

Jadikanlah diri kita mukmin yang sesungguhnya, pancarkanlah senyum dan kelemahlembutan yang ada pada diri ini. Tahanlah ammarah. Biarkan orang lain yang melihat menjadi damai dan teduh sehingga dia terpesona dangan akhlak kita dan mengingatkannya kepada agama ALLAH yang begitu indah.

Akhlak ibarat bunga diri, indah dilihat oleh mata, senang dirasa oleh hati, setiap orang jatuh hati.
Tutur kata adalah nilai diri manusia, modal hidup dimana-mana, kemana pergi orang suka. Banyak kenalan murah rezeki.

“Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat kedudukannya denganku di hari kiamat kelak adalah orang yang terbaik akhlaqnya. Dan orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku pada hari kiamat kelak adalah tsartsarun, mutasyaddiqun dan mutafaihiqun.”
Sahabat berkata:
“Ya Rasulullah… kami sudah tahu arti tsartsarun dan mutasyaddiqun, lalu apa arti mutafaihiquun?”
Beliau menjawab, “Orang yang sombong.”
(HR. Tirmidzi, ia berkata ‘hadits ini hasan gharib’. Hadits ini dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab Shahih Sunan Tirmidzi)

Di dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan bahwa orang yang paling dekat dengan beliau adalah orang-orang yang paling baik akhlaknya. Maka apabila akhlak anda semakin mulia ,tutur kata yang benar niscaya kedudukan anda di hari kiamat kelak akan semakin dekat dengan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dibandingkan selain anda. Sedangkan orang yang terjauh posisinya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat kelak adalah tsartsarun, mutasyaddiqun dan mutafaihiqun.
(Syarh Riyadhush Shalihin, hal. 396-397)

Kutipan | Posted on by | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Tersenyumlah Semesta

Teman,,
Tanpa tersadari kita telah berjalan pulang menemui-Nya ,dan sebaik-baik jalan untuk kembali adalah yang semakin mendekatkan kita kepada Ridha-Nya.
Terkadang,ada kejutan dalam hidup yang ALLAH hadirkan. Semata, untuk mengembalikan kita kepada jalan kebenaran.

Ada luka yang hadir untuk menyembuhkan dan ada kehilangan yang hadir untuk mengingatkan.

Bila ada duka terasa,maka bersabarlah. Dan bila ada bahagia terasa maka bersyukurlah.
Namun, bila hidupmu terasa hampa, engkau fikir engkau sedang merindukan sidia. Tapi sebenarnya yang kamu rindukan itu adalah DIA.!
Semua yang ada didunia ini akan binasa,kecuali sesuatu yang telah kita lakukan karena-Nya. Dan hanya cintamu kepada-Nya yang akan menyelamatkanmu dalam duka sedalam cinta.

Kesedihan itu seperti hujan, sederas apapun ia turun pasti akan berhenti juga. Dan bahagia itu seperti pelangi, datangnya hanya sebentar tapi indahnya kan kekal diingatan.
Kadang kita mencari sampai ketempat yang jauh, dimanakah penyebab masalah kehidupan kita? namun kita tidak menyadari mungkin masalahnya ada pada diri kita sendiri. Dan solusinya hanyalah sejauh tempat sujud kita.
Percayalah teman.. Dia selalu punya cara untuk menyelesaikannya..

“Dan jika berlian adalah perhiasan bagi mata, Maka jadikahlah ahlak yang mulia sebagai perhiasan bagi hati serta senyuman sebagai kilauannya. Dan aku masih menunggu kamu dengan senyumanku disini, masih mendoakanmu dalam harapku padaNya disini. Meskipun aku belum tahu siapa namamu dan bagaimana kita akan bertemu, namun aku akan tetap percaya bahwa hanya ALLAH yang tahu saat terbaik untuk segalanya.”

Hanya karena ALLAH, akan dipertemukan dengan pilihan yang terbaik dariNya. Apapun penilaian orang lain tentangmu, tentang hijrahmu tidak akan berpengaruh apa apa. Karena ALLAH hanya melihat kedalam hati hambaNya dan Dia tahu bahwa semua kamu lakukan karenaNya. Teriring sepenuh doa untuk kebahagiaan keduanya..hingga SyurgaNya..

“Pernahkah kamu merenung, mengapa kita selalu mengulang doa yang sama padahal sebenarnya ALLAH tidaklah lupa? Mungkin ALLAH sedang menguji kesungguhan kita dalam meminta.
Percayalah.. sebenarnya mudah bagi ALLAH ingin langsung memberi yang kita minta. Namun, Dia tahu waktu yang paling tepat untuk memberi dan kapan kita siap untuk menerimanya. Maka maukah kamu untuk percaya pada rencana-Nya? ”

“Orang yang hatinya besar adalah yang berani meminta maaf, namun orang yang hatinya lebih besar lagi adalah mereka yang bisa memaafkan meskipun bisa membalasnya. Karena memaafkan adalah memilih kemuliaan, bukan disisi manusia tapi disisi ALLAH. Dan jangan lupa untuk memaafkan masa lalumu meski mereka tidak memintanya. Percayalah, jika kamu memiliki ALLAH dihati berarti kamu selalu punya segalanya..”

“Mengikhlaskan seseorang memang hal yang berat, apalagi dia pernah engkau sebut dalam doa-doamu. Namun.. Hidup ini harus terus berjalan, dengan atau tanpa dirinya. Jika dulu kamu bisa bahagia sebelum mengenalnya, maka kamu juga bisa bahagia setelah berpisah dengannya. Percayakanlah semua pada ketentuan ALLAH seraya tetap berusaha, pada akhirnya takdirnya akan menuntunmu pada dia yang akan menjaga hatimu, selamanya..”
(Dedy Chandra)

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat ALLAH. Ingatlah, hanya dengan mengingati ALLAH-lah hati menjadi tenteram.”
(QS.Ar Rad: 28)

Remember Me, I will remember you”
(Qs.Al Baqarah: 152)

Kutipan | Posted on by | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Lindungi Adikku Ya ALLAH

Sebab salah satu kewajiban dari seorang wanita adalah merasakan rasa sakit. 😞
Lindungi adikku ya ALLAH,,
Kami berdebar-debar menunggu kelahiran keponakan keempatku. Putri pertama dari keluarga kami.

Dipublikasi di Arung Wahyu | Meninggalkan komentar

Menggapai Redha Ilaahy Sebagai Tujuan Dari Pernikahan

Karena menikah bukan soal tertautnya dua hati,tapi tertautnya dua insan dalam simpul penghambaan kepada ALLAH.

“Semoga ALLAH merahmati seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun, ia percikkan air ke wajahnya. Semoga ALLAH juga merahmati seorang perempuan yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air ke wajahnya.”
(HR. An Nasa’i. Hadits senada juga diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi)

Inilah do’a Rasulullah SAW kepada mereka suami-istri yang taat.  “Semoga ALLAH merahmati suami yang shalat malam lalu membangunkan istrinya untuk shalat malam pula. Semoga ALLAH merahmati istri yang shalat malam lalu membangunkan suaminya untuk shalat pula.

Karena mereka, kedua pasangan yang berada dibawah naungan iman biasa membangunkan untuk shalat malam kedua-duanya dido’akan langsung oleh Rasulullah SAW. Sehingga bisa dipastikan mereka berdua mendapat Rahmat dari ALLAH Azza wa Jalla.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra’ : 79)

Rahmat atau Rahmah ALLAH itu sangat luas. Secara sederhana adalah kasih sayang ALLAH. Tetapi dalam bab pernikahan, rahmah juga berarti kasih sayang suami istri kerana kasih sayang ALLAH.
Artinya mereka menjadi semakin cinta bukan sekedar pertimbangan fisik dan kecantikan, tapi karena sudah ditiupkan ruh kasih sayang ALLAH Tabaarokah wa Ta’alaa.
Kita simak istilah Al Qur’an bahwa dalam tujuan pernikahan adalah sakinah,mawaddah warohmah.
Mawaddah adalah cinta dengan alasan fisik yang membuat suami berhasrat dan bersyahwat pada istrinya ataupun sebaliknya.
Sedangkan Rahmah adalah cinta yang lepas dari pandangan fisik. Dan yang inilah yang melanggengkan pernikahan hingga ujung usia. Meskipun pada akhirnya suami istri telah menjadi kakek nenek yang tidurnya saling memunggungi.
Betapa indahnya pernikahan dibawah naungan iman.(el gharantaly).
Sekedar tambahan dari penulis bahwa tujuan yang lain dari pernikahan itu adalah sakinah. Yang berarti ketentraman,ketenangan,aman dan damai.
Dengan adanya ketentraman,ketenangan,aman dan perasaan damai maka kegundahan dalam rumah tangga tidak akan terjadi.
Tanpa sakinah ini maka sulitlah masing-masing bisa berfikir jernih dan mau bermusyawarah yang justru akan menimbulkan perdebatan yang tidak mampu menyelesaikan masalah jika itu terjadi.
Mahabbah, cinta semurni-murninya antara suami istri kerana ALLAH semata.
Saling mencintai kerana ALLAH dengan tanda kutip “jangan perasaan cintamu itu berlebihan satu dengan yang lainnya, hingga mengalahkan besarnya perasaan cintamu kepada ALLAH.”

Dengan sakinah,mawaddah, warahmah telah terbentuk maka dengan sendirinya mahabbah akan tercipta yang pada akhirnya perasaan cinta antara kedua insan mendapat balasan setimpal yakni Redha ALLAH.

Wallahu a’lam

Kutipan | Posted on by | Tag , , | Meninggalkan komentar